19 Alasan Mengapa Wajib Makan Tempe

Ini 19 Alasan Mengapa Wajib Makan Tempe,- Manfaat kesehatan dari tempe dari tinggi merupakan nutrisi complate yang sangat penting bagi kesehatan manusia. Tempe difermentasi oleh kedelai dengan Rhizopus jamur, jenis jamur yang bisa memecah protein dalam kedelai menjadi asam amino, sehingga lebih mudah untuk dicerna oleh tubuh. Yang berbeda dari kandungan protein dalam kacang kedelai, terutama dalam proses penyerapan.

Melalui fermentasi oleh jamur Rhizopus oligosporus, protein yang terkandung dalam kedelai telah menderita proses degradasi untuk memfasilitasi penyerapan dalam tubuh. Oleh karena itu, tempe sangat baik untuk dikonsumsi oleh semua kelompok umur.

Ini 19 Alasan Mengapa Wajib Makan Tempe

Ini 19 Alasan Mengapa Wajib Makan TempeMeningkatkan Nilai Gizi Makanan Lainnya

Tempe memiliki kualitas gizi tinggi dan memungkinkan penambahan tempe untuk meningkatkan kualitas sereal makanan dan umbi-umbian. Seperti bahan makanan, campuran beras, jagung, singkong, dan dalam rasio 7: 3 cukup baik untuk diberikan kepada anak balita sekalipun. Sehari-hari hidangan makanan seperti beras, jagung, bahkan tiwul akan meningkatkan kualitas gizi ketika ditambahkan oleh tempe. Sepotong tempe di setiap 50gr cukup untuk meningkatkan kualitas gizi 200 g nasi.

1.Mampu protein dan asam amino tidak cukup 37%

Hanya dengan sekitar 2 buah tempe (@ 100gr) mampu memenuhi kebutuhan harian protein dan asam amino oleh 37%. Protein dan asam amino yang terkandung dalam tempe selesai. Kebanyakan berurutan yang asam glutamat, asam aspartat, leusin, arginin, prolin, serin, alanin, valin, lisin, fenilalanin, isoleusin, treonin, dan tirosin gycine.

2. Yang mengandung asam lemak tak jenuh

Dalam proses fermentasi peningkatan kadar jenuh lemak, sehingga kandungan asam lemak tak jenuh (PUFA) di tempe cukup baik. Bahkan 100 gr tempe (2 buah) mengandung 220mg asam lemak Omega 3 dan 3590mg asam lemak Omega 6.

3. Sumber Vitamin B: Terutama B12

Tempe merupakan sumber yang sangat baik dari vitamin B. Bahkan tempe adalah satu-satunya sumber vitamin B12 dari sayuran makanan (biasanya vitamin B12 hanya terkandung dalam makanan hewan). Karena itu vegetarian lebih suka untuk membuat tempe sebagai pengganti daging. vitamin lain yang terkandung dalam Tempe adalah vitamin B2 (riboflavin), B6 (pyridoxine), B1 (thiamin), niacin, asam folat, dan asam pantotenat.

4. Mineral yang kaya

Untuk mineral makro dan mikro terbesar tempe berturut-turut adalah mangan, tembaga, fosfor, magnesium, besi, kalium, kalsium dan seng. Positif, tempe cetakan menghasilkan enzim yang mampu asam fitat, fosfor dan inositol sehingga zat besi, kalsium, magnesium, dan zinc lebih tersedia untuk penyerapan darah dalam tubuh.

5. mengandung Isoflafon

Tempe juga mengandung tiga jenis isoflavon yang merupakan antioksidan penting bagi tubuh dan mengandung faktor kedua antioksidan yang paling kuat dari isoflavon dalam kedelai.

6. Manfaat kesehatan dari Tempe Konsumsi secara teratur

Dengan melihat beberapa kandungan gizi tempe di atas, dapat disimpulkan beberapa manfaat dan khasiat dari konsumsi kedelai adalah sebagai berikut:

7. Cocok untuk diet

Tempe merupakan sumber protein tinggi sekitar 18 jenis protein dan asam amino yang mudah dicerna. Sangat cocok bagi mereka yang mengalami penurunan berat badan seperti diet dan binaraga atlet dan fitness mania.

8. Mengurangi risiko penyakit jantung

Menetralkan efek negatif dari kolesterol jahat karena mengandung polyunsaturated fat (PUFA), niacin, omega 3 dan 6 sehingga dapat mengurangi risiko serangan jantung (koroner).

9.Membantu metabolisme sel-sel darah merah

Sumber vitamin (terutama vitamin B) sangat berguna untuk:

  • metabolisme sel darah merah,
  • kulit yang sehat dan otot (otot),
  • meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh dan saraf,
  • meningkatkan hormon pertumbuhan, dan

10. anti-radikal bebas

Tempe berguna sebagai pemulung radikal bebas degeneratif pencegahan penyakit (aterosklerosis, penyakit jantung koroner, diabetes mellitus, hipertensi, dan lain-lain) dan berbagai jenis kanker (pankreas, prostat dan payudara) dan mencegah penuaan dini karena mengandung antioksidan kuat (tiga jenis isoflavon).

11. Mencegah anemia

Tempe dapat membantu mencegah anemia. Hal ini karena tingginya kandungan berbagai mineral yang mudah diserap oleh darah dan mencegah osteoporosis.

12. Mencegah Kanker

Kandungan serat dalam tempe tidak hanya efektif untuk meningkatkan kinerja saluran pencernaan, namun juga efektif dalam mengikat kolesterol beracun dan menyebabkan kanker dan lepaskan dari tubuh. racun yang terikat tidak dapat merusak sel-sel dalam tubuh. Penelitian yang dilakukan di University of North Carolina, menemukan genestein itu dan phytoestrogen kedelai mampu mencegah prostat dan kanker payudara, dan penuaan dini.

13. Sehat untuk Jantung

Dalam beberapa tahun terakhir, protein kedelai telah menjadi ikon baru dalam menjaga kesehatan jantung. Penelitian juga menunjukkan bahwa kandungan protein dalam tempe dapat mengurangi kolesterol jahat oleh 30-45 persen.

Seperti kita ketahui bahwa kolesterol jahat (LDL) adalah penyumbatan faktor penyebab pembuluh darah yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke. Penelitian juga menunjukkan bahwa tempe dapat meningkatkan kadar HDL, atau kolesterol baik dalam darah, yang berguna untuk menekan jumlah kolesterol jahat dan menghapusnya dari tubuh.

14. Baik untuk Semua Usia

Tempe diproduksi melalui proses fermentasi kacang kedelai. Selama proses fermentasi berlangsung, kedelai akan mengubah nilai gizi dan tekstur. enzim pencernaan akan diproduksi oleh Rhizopus oligosporus (cetakan tempe) selama proses fermentasi. Itu yang membuat tempe lebih nyaman di perut.

Pengolahan kedelai menjadi tempe juga mengurangi tingkat stakiosa dan raffinosa, dua zat yang menyebabkan perut kembung. Tidak hanya itu, tempe juga memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Dalam 100 gram tempe mengandung sekitar 20,8 gram protein, sehingga cocok untuk digunakan sebagai menu sehari-hari bagi mereka yang menerapkan diet tinggi protein.

Yang lainnya adalah bahwa karbohidrat, protein, dan lemak sehat yang terkandung di dalamnya lebih mudah dicerna dan diserap oleh tubuh. Baik dikonsumsi oleh anak-anak untuk mengoptimalkan pertumbuhan atau menjaga fungsi organ tubuh bagi orang dewasa.

15. Mengontrol tekanan darah.

Kedelai adalah sumber zat besi (Fe), kalsium (Ca) dan kalium (K). penyerapan kalium dari kacang kedelai relatif lebih baik dibandingkan dari bahan makanan nabati lainnya. kadar kalium yang tinggi adalah apa yang membuat kedelai sangat berguna untuk mencegah dan mengendalikan naiknya tekanan darah.

16. Meredakan gejala menopause.

Penelitian menunjukkan dengan mengkonsumsi 45 gram bubuk kedelai setiap hari selama 6 sampai 12 minggu untuk menjadi berkhasiat untuk mencegah timbulnya gejala post-menopause seperti dekalsifikasi tulang dan sebagainya. Khasiat disebabkan tingginya kandungan fitoestrogen dalam kedelai. Fitoestrogen adalah senyawa estrogen yang terkandung dalam kedelai antara lain, bahwa struktur molekul yang mirip dengan hormon estrogen pada wanita.

17. Pencegahan kanker payudara

Kedelai ternyata mengandung senyawa anti-kanker. Salah satu faktor risiko untuk kanker payudara adalah tingginya kadar estrogen dalam darah (postmenopause androgen). Tingginya kadar estrogen dapat diturunkan dengan mengkonsumsi makanan yang kandungan serat yang tinggi sehingga sebagian besar estrogen yang dapat dikeluarkan dari tubuh.

Selain itu, senyawa masukan phytoestrogen yang tinggi melalui makanan dapat menekan sekresi estrogen oleh tubuh sehingga kadar estrogen dalam darah dapat diturunkan. Studi tentang penduduk wanita Jepang yang mengkonsumsi kedelai phytoestrogen masukan sehingga dapat memperoleh cukup tinggi terbukti jarang menderita kanker payudara.

18. Mengontrol Gula Darah

Tempe juga aman bagi penderita diabetes. Kandungan protein dan serat yang terkandung dalam tempe mampu mencegah kenaikan kadar gula darah. Penderita diabetes biasanya lebih berisiko mengembangkan aterosklerosis atau peradangan pembuluh darah yang berhubungan dengan penyakit jantung, sehingga harus menjaga kadar kolesterol darah tetap rendah. Inilah sebabnya mengapa makan tempe baik bagi penderita diabetes.

19. Mencegah Proses Penuaan Dini

Radikal bebas adalah molekul organik bertanggung jawab untuk penuaan, kerusakan jaringan, dan kemungkinan beberapa penyakit seperti kanker dan penyakit jantung.

jadi tiap hari makannya jangan sama daging terus ya, pastikan tempe juga menajdi menu favorit anda. jangan lupa buka BlogAlami.com setiap hari, agar info harianmu terus bervariasi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*